Minggu, 27 November 2011

Selasa, 04 Oktober 2011

FeedDemon, Solusi RSS Reader

FeedDemon – Solusi RSS Reader Anda
Jika anda ingin mendapatkan berita serta informasi terbaru dengan mudah, anda dapat menggunakan program RSS reader. Jadi, anda tidak perlu mengunjungi banyak situs hanya untuk mendapatkan berita serta informasi yang anda butuhkan. Jika komputer anda menjalankan sistem operasi Windows, anda dapat menggunakan FeedDemon. Program RSS reader FeedDemon ini membantu anda untuk melakukan sinkronisasi Google Reader dengan mudah. Jadi, anda dapat selalu mendapatkan informasi terkini dimanapun anda berada. FeedDemon juga menyediakan fitur Sharing. Dengan fitur ini, anda dapat dengan mudah memberitahukan artikel-artikel favorit anda kepada teman-teman anda sehingga mereka juga dapat berlangganan dan mendapatkan feed nya.

Dengan menggunakan FeedDemon, anda dapat melakukan Tagging. Untuk dapat mengklasifikasikan dan mencari artikel-artikel yang telah anda baca dengan mudah, anda dapat menandai artikel-artikel tersebut dengan keywords anda sendiri. Anda juga dapat meminta FeedDemon untuk memberi tahu anda saat keywords anda tadi muncul dalam salah satu feed, baik itu feed yang telah anda subscribe maupun yang tidak. FeedDemon tidak hanya membantu anda untuk mendapatkan berita serta informasi terbaru saja. FeedDemon juga menyediakan fitur Podcasts. Dengan fitur ini, anda dapat mengunduh file-file audio secara otomatis ke iPod atau perangkat lainnya.
Anda dapat mengunduh FeedDemon 4, yang merupakan versi terbaru dari FeedDemon, di situs resmi nya www.feeddemon.com. Jika anda masih bingung dengan penggunaan program FeedDemon ini, anda dapat membaca FeedDemon Frequently Asked Questions di situs tersebut. Jika anda tidak dapat menemukan jawaban atas pertanyaan anda disana, anda juga dapat menemukan banyak informasi mengenai FeedDemon di FeedDemon Support Group yang dapat anda kunjungi di http://groups.google.com/group/feeddemon
sumber : http://www.klik-kanan.com

Rabu, 21 September 2011

Kenakalan Remaja

Ada 10 penyebab munculnya kenakalan remaja. Tapi dengan komunikasi dua arah dan pemantauan dari orangtua, kenakalan remaja bisa dihindari.

Masa remaja sering dikenal dengan istilah masa pemberontakan. Pada masa-masa ini, seorang anak yang baru mengalami pubertas seringkali menampilkan beragam gejolak emosi, menarik diri dari keluarga, serta mengalami banyak masalah, baik di rumah, sekolah, atau di lingkungan pertemanannya.

Faktor pemicunya, menurut sosiolog Kartono, antara lain adalah gagalnya remaja melewati masa transisinya, dari anak kecil menjadi dewasa, dan juga karena lemahnya pertahanan diri terhadap pengaruh dunia luar yang kurang baik.

Akibatnya, para orangtua mengeluhkan perilaku anak-anaknya yang tidak dapat diatur, bahkan terkadang bertindak melawan mereka. Konflik keluarga, mood swing, depresi, dan munculnya tindakan berisiko sangat umum terjadi pada masa remaja dibandingkan pada masa-masa lain di sepanjang rentang kehidupan.

Batasan dan Jenis Kenakalan Remaja

Kenakalan remaja merupakan tindakan melanggar peraturan atau hukum yang dilakukan oleh anak di bawah usia 18 tahun.

Perilaku yang ditampilkan dapat bermacam-macam, mulai dari kenakalan ringan seperti membolos sekolah, melanggar peraturan-peraturan sekolah, melanggar jam malam yang orangtua berikan, hingga kenakalan berat seperti vandalisme, perkelahian antar geng, penggunaan obat-obat terlarang, dan sebagainya.

Dalam batasan hukum, menurut Philip Rice dan Gale Dolgin, penulis buku The Adolescence, terdapat dua kategori pelanggaran yang dilakukan remaja, yaitu:

1. Pelanggaran indeks, yaitu munculnya tindak kriminal yang dilakukan oleh anak remaja. Perilaku yang termasuk di antaranya adalah pencurian, penyerangan, perkosaan, dan pembunuhan.

2. Pelanggaran status, di antaranya adalah kabur dari rumah, membolos sekolah, minum minuman beralkohol di bawah umur, perilaku seksual, dan perilaku yang tidak mengikuti peraturan sekolah atau orang tua.

Keluarga yang Memicu?

Menurut Karol Kumpfer dan Rose Alvarado, profesor dan asisten profesor dari University of Utah, dalam penelitiannya, menyebutkan bahwa kenakalan dan kekerasan yang dilakukan oleh anak dan remaja berakar dari masalah-masalah sosial yang saling berkaitan.

Di antaranya adalah kekerasan pada anak dan pengabaian yang dilakukan oleh orangtua, munculnya perilaku seksual sejak usia dini, kekerasan rumah tangga, keikutsertaan anak dalam geng yang menyimpang, serta tingkat pendidikan anak yang rendah.

Ketidakmampuan orangtua dalam menghentikan dan melarang perilaku menyimpang yang dilakukan oleh anak remaja akan membuat perilaku kenakalan terus bertahan.

Faktor-faktor penyebab munculnya kenakalan remaja, menurut Kumpfer dan Alvarado, Minggu (23/1/2011)



  1. Kurangnya sosialisasi dari orangtua ke anak mengenai nilai-nilai moral dan sosial.
  2. Contoh perilaku yang ditampilkan orangtua (modeling) di rumah terhadap perilaku dan nilai-nilai anti-sosial.
  3. Kurangnya pengawasan terhadap anak (baik aktivitas, pertemanan di sekolah ataupun di luar sekolah, dan lainnya).
  4. Kurangnya disiplin yang diterapkan orangtua pada anak.
  5. Rendahnya kualitas hubungan orangtua-anak.
  6. Tingginya konflik dan perilaku agresif yang terjadi dalam lingkungan keluarga.
  7. Kemiskinan dan kekerasan dalam lingkungan keluarga.
  8. Anak tinggal jauh dari orangtua dan tidak ada pengawasan dari figur otoritas lain.
  9. Perbedaan budaya tempat tinggal anak, misalnya pindah ke kota lain atau lingkungan baru.
  10. Adanya saudara kandung atau tiri yang menggunakan obat-obat terlarang atau melakukan kenakalan remaja.

Faktor lingkungan atau teman sebaya yang kurang baik juga ikut memicu timbulnya perilaku yang tidak baik pada diri remaja. Sekolah yang kurang menerapkan aturan yang ketat juga membuat remaja menjadi semakin rentan terkena efek pergaulan yang tidak baik.

"Guru yang kurang sensitif terhadap hal ini juga bisa membuat remaja menjadi semakin sulit diperbaiki perilakunya. Demikian juga dengan guru yang terlalu keras dalam menghadapi remaja yang bermasalah. Bisa jadi, bukannya ikut meredam kenakalan mereka, malah membuat kenakalan mereka semakin menjadi," ujar Prof. Arif Rachman, pakar pendidikan dari UNJ.

Sementara M Faisal Magrie, konsultan psikologi remaja dari Asosiasi Berbagi, menyatakan beberapa hal yang dapat dilakukan orangtua untuk mencegah munculnya perilaku kenakalan pada anak remaja.          

Menurut Faisal, mengasuh anak yang memasuki usia remaja dapat diandaikan seperti bermain layangan. "Apabila orangtua menarik talinya terlalu dekat, layangan itu tidak akan bisa terbang. Namun bila orangtua membiarkan talinya terlalu jauh, layangan tersebut akan putus karena angin yang kencang, atau hal lain seperti menyangkut di pohon," kata Faisal.

Begitu juga dengan anak remaja, jika orangtua terlalu mengekang anak, yang terjadi adalah anak tidak mampu berkembang secara mandiri dan mereka akan berusaha untuk melepaskan dirinya dari kekangan orangtua. Ketika hal ini terjadi, lingkungan sosial, terutama teman sebaya, akan menjadi pelarian utama si anak.

Apabila ternyata lingkungan sosial tempat anak biasa berkumpul memiliki kecenderungan untuk melakukan kenakalan remaja, anak juga berpotensi besar untuk melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan kelompoknya.

Hal yang sama juga dapat terjadi apabila orangtua terlalu membebaskan anak. Perbedaannya adalah, anak yang dibebaskan tidak merasakan tekanan sebesar apa yang dirasakan oleh anak yang dikekang, sehingga dorongan untuk memberontak cenderung lebih kecil dibandingkan anak yang dikekang.

Berikan batasan yang jelas.

Orangtua disarankan untuk memberikan batasan yang jelas mengenai perilaku apa yang benar-benar tidak boleh dilakukan oleh anak, misalnya membolos, menggunakan narkoba, dan lain sebagainya.

Berdiskusilah untuk tawar menawar.

Lakukan tawar menawar melalui diskusi mengenai perilaku lainnya yang dianggap berpotensi membuat anak menjadi nakal, seperti pulang malam, menginap, atau bahkan memilih pacar.

Biarkan anak menentukan standar moralnya sendiri.
Proses tawar-menawar akan merangsang anak untuk menentukan standar moralnya sendiri. Di sisi lain hal ini dapat membuat anak lebih menghormati orangtuanya karena telah diberikan kesempatan untuk menentukan pilihannya sendiri.

Aktif berkomunikasi dengan guru di sekolah.
Pengawasan dan pemantauan orangtua di rumah bisa dilengkapi dengan pengawasan dari guru di sekolah. Pemantauan terpadu ini akan memberikan banyak masukan yang menyeluruh bagi orangtua mengenai perilaku anaknya di luar rumah.

Tak Ada Kata Terlambat


Menurut Faisal, tidak ada kata terlambat dalam menangani anak remaja yang terlihat 'melenceng'. Karena di usia ini teman adalah segalanya bagi anak, ia dapat dengan mudah terpengaruh oleh teman-teman sebayanya.

Untuk mengatasi hal ini, tindakan yang dapat dilakukan oleh orangtua adalah dengan membuat kesan bahwa mereka bisa berdamai dengan pilihan anaknya. Dengan begini, orangtua tetap bisa mengawasi aktivitas dan pergaulan anaknya dengan pasif.

Namun, ada hal yang perlu diperhatikan oleh orangtua berkaitan dengan hal tersebut. Ketika orangtua terlalu 'masuk' ke dalam kehidupan anak, pasti anak akan merasa terganggu privasinya. Ia akan merasa risih dan pada akhirnya justru bersikap tertutup kepada orangtuanya.

Untuk itu, orangtua harus mengusahakan agar tetap terlibat secara pasif, namun jangan sampai terkesan terlalu ingin ikut campur.

 

Senin, 19 September 2011

Teknologi Java Servlet

Tak lama setelah web mulai digunakan untuk memberikan layanan, penyedia layanan menyadari kebutuhan untuk konten dinamis. Applet, salah satu upaya awal menuju tujuan, berfokus pada penggunaan platform klien untuk memberikan pengalaman pengguna yang dinamis. Pada saat yang sama, pengembang juga meneliti menggunakan platform server untuk tujuan yang sama. Awalnya, Gateway Interface umum (CGI) script sisi server adalah teknologi utama yang digunakan untuk menghasilkan konten dinamis. Meskipun banyak digunakan, script CGI teknologi telah banyak kekurangan, termasuk ketergantungan platform dan kurangnya skalabilitas. Untuk mengatasi keterbatasan ini, teknologi Java Servlet diciptakan sebagai cara yang portabel untuk memberikan dinamis, berorientasi pengguna konten.



Apakah Servlet?

Servlet adalah kelas bahasa pemrograman Java yang digunakan untuk memperluas kemampuan server yang diakses oleh aplikasi host melalui suatu model pemrograman request-respon. Meskipun servlet dapat menanggapi setiap jenis permintaan, mereka umumnya digunakan untuk memperluas aplikasi host oleh server web. Untuk aplikasi tersebut, teknologi Java Servlet HTTP mendefinisikan kelas servlet spesifik.
Paket javax.servlet dan javax.servlet.http menyediakan antarmuka dan kelas untuk menulis servlet. Semua servlet harus mengimplementasikan interface Servlet, yang mendefinisikan metode siklus-hidup. Ketika menerapkan layanan generik, Anda dapat menggunakan atau memperpanjang kelas GenericServlet disediakan dengan Java Servlet API. Kelas HttpServlet menyediakan metode, seperti doGet dan doPost, untuk menangani HTTP-layanan khusus.


Siklus Hidup Servlet
Siklus hidup servlet dikendalikan oleh wadah di mana servlet telah dikerahkan. Ketika ada permintaan yang dipetakan ke servlet, wadah melakukan langkah-langkah berikut.
  1. Jika sebuah instance dari servlet tidak ada, wadah web
    1. Beban kelas servlet.
    2. Membuat sebuah instance dari kelas servlet.
    3. Menginisialisasi instance servlet dengan memanggil metode init. Inisialisasi tercakup dalam Memulai Servlet .
  2. Memanggil metode layanan, melewati permintaan dan respon objek. Metode layanan yang dibahas dalam Penulisan Metode Layanan .
Jika kontainer perlu untuk menghapus servlet, servlet itu memfinalisasi dengan memanggil servlet yang menghancurkan metode. Finalisasi dibahas dalam Menyelesaikan Servlet .

Penanganan Servlet Hidup-Siklus Kegiatan

Anda dapat memantau dan bereaksi terhadap peristiwa dalam siklus hidup servlet dengan mendefinisikan objek pendengar yang metode mendapatkan dipanggil ketika hidup-siklus peristiwa terjadi. Untuk menggunakan benda-benda pendengar Anda harus mendefinisikan dan menetapkan kelas pendengar.

Mendefinisikan Kelas Pendengar
Anda mendefinisikan kelas pendengar sebagai implementasi dari antarmuka pendengar. Tabel 10-1 berisi daftar peristiwa yang dapat dipantau dan antarmuka yang sesuai yang harus dilaksanakan. Ketika metode pendengar dipanggil, itu adalah melewati acara yang berisi informasi yang tepat untuk acara tersebut. Misalnya, metode dalam interface HttpSessionListener yang melewati HttpSessionEvent, yang berisi sebuah HttpSession.

Tabel 10-1 Servlet Hidup-Siklus Kegiatan
Objek Acara Pendengar Interface dan Kelas Acara
Web konteks (lihat Mengakses Konteks Web ) Inisialisasi dan kehancuran javax.servlet.ServletContextListener dan
ServletContextEvent
Atribut ditambahkan, dihapus, atau diganti javax.servlet.ServletContextAttributeListener dan
ServletContextAttributeEvent
Sesi (Lihat Klien Mempertahankan Negara ) Penciptaan, penghapusan, aktivasi, pasif, dan timeout javax.servlet.http.HttpSessionListener, javax.servlet.http.HttpSessionActivationListener, dan
HttpSessionEvent
Atribut ditambahkan, dihapus, atau diganti javax.servlet.http.HttpSessionAttributeListener dan
HttpSessionBindingEvent
Permintaan Permintaan servlet telah mulai diproses oleh komponen-komponen web javax.servlet.ServletRequestListener dan
ServletRequestEvent
Atribut ditambahkan, dihapus, atau diganti javax.servlet.ServletRequestAttributeListener dan
ServletRequestAttributeEvent

Menentukan Kelas Acara Pendengar
Anda menetapkan kelas acara pendengar menggunakan elemen pendengar deployment descriptor.
Anda dapat menentukan pendengar acara menggunakan editor deployment descriptor dari NetBeans IDE dengan melakukan hal berikut:
  1. Perluas node proyek aplikasi Anda.
  2. Web memperluas proyek Halaman dan WEB-INF node.
  3. Double-klik web.xml.
  4. Klik Umum di bagian atas editor web.xml.
  5. Memperluas Aplikasi Web simpul Pendengar.
  6. Klik Tambah.
  7. Dalam dialog Pendengar Tambah, klik Browse untuk mencari kelas pendengar.
  8. Klik OK.

Penanganan Kesalahan Servlet

Setiap jumlah pengecualian dapat terjadi ketika servlet dijalankan. Ketika pengecualian terjadi, wadah web menghasilkan halaman default yang berisi pesan
Sebuah Exception Servlet Has Occurred 
Tapi Anda juga dapat menentukan bahwa wadah harus kembali halaman kesalahan khusus untuk pengecualian diberikan.


sumber : http://java.sun.com

 5 Cara Menumbuhkan Sikap Baik

1. Bersyukur. Jika Anda berfokus pada hal-hal baik dalam hidup, Anda akan lebih bahagia. Kita semuamenghadapi tantangan dan kesulian, tetapi Andalah yang memutuskan untuk berfokus pada hal-hal yang baik atau yang buruk. Anda tidak dapat memilih apa yang akan terjadi pada Anda, tetapi Anda dapat MEMILIH bagaimana cara menyikapinya. 

2. Berbuat baik pada orang lain. Ketika berbuatbaik untuk orang lain, Anda merasa lebih bahagia dan ini membantu Anda untuk fokus pada hal- hal di luar diri Anda dan masalah Anda. Perbuatan baik dapat sesederhana menelepon sesorang, senyum, berkata baik. Anda dapat mengirm makanan untuk seseorang  atau mengundang seseorang untuk makan. Selalu ada orang lain yang lebih susah dari kita. Membantu mereka akan  menjaga kita tetap bersyukur.

3. Melakukan tugas secepatnya dan tidak menunda. Tetapkan batas waktu. Jika menumpuk piring kotor sepanjang hari, itu tidak membuat Anda bahagia. Padahal, hanya perlu 10 menit untuk mencucinya. Dapur yang bersih membuat pikiran terang. Ini berlaku di kantor. Sadarilah menyelesaikan tugas tidak akan makan banyak waktu. Selesaikanlah hal-hal kecil yang menghambat.

4. Olahraga Berolahagalah setidaknya 20 menit tiga kali seminggu. Anda akan merasa bugar dan bersemangat. Periksa ke dokter jika ada keluhan. Makan makanan yang  seimbang. Pilihan makanan dapat mempengaruhi perasaan Anda.

5. Cincai/ Santai sedikit. Hilangkan kekhawatiran tentang hal- hal yang tak perlu, sehingga Anda memiliki waktu untuk melakukan hal-hal yang Anda inginkan. Dengan memenuhi keinginan sendiri, Anda memiliki semangat untuk memberi. Menjalani hidup seperti robot tidaklah bermanfaat. Santailah sedikit, jangan seperti robot. Hidup Anda hanya sekali, dan Anda bertanggung jawab untuk mengisinya. Buatlah hidup seperti yang Anda inginkan!

sumber : http://training-organizer.blogspot.com

Cara Meningkatkan Kecerdasaan Otak

Inilah cara ampuh membuat otak jadi cerdas:
1. Latih kemampuan mengamati. Perhatikan lingkungan sekitar. Rekam dalam pikiran apa yang Anda lihat, mulai dari yang paling sederhana dan diteruskan dengan observasi yang lebih rumit.
2. Asah indra. Bisa dilatih dengan membedakan rasa makanan yang disukai dan yang tidak. Menyadari bau dan aroma di sekitar atau bunyi-bunyian yang ada di jalan atau mungkin rasa panas atau dingin udara di sekitar Anda.
3. Hafalkan nama teman-teman dan pasangkan nomor teleponnya. Ada berapa yang bisa diingat? Latih supaya bisa mengingat lebih banyak.
4. Pelajari sesuatu yang baru. Banyak membaca dan berkenalan dengan hal-hal lain yang mungkin bukan bidang Anda, bisa bahasa asing, pengetahuan tentang komputer, dan lain-lain.
5. Gunakan tangan supaya mengikuti petunjuk otak. Misalnya bermain gitar, mengetik tanpa melihat tuts, mengerjakan prakarya dari kayu, atau berlatih menulis halus.
6. Tekuni hobi. Gunakan kesempatan untuk mengembangkan hobi Anda.
7. Pelajari dan hafalkan tanggal-tanggal penting, menyangkut anggota keluarga, teman, atau perayaan tertentu.
8. Hafalkan sesuatu yang Anda sukai. Bisa jadi itu puisi, lagu, kalimat dari sebuah buku atau kata-kata seseorang. Sebisa mungkin juga usahakan agar kalimat yang digunakan adalah bahasa asing.
9. Latihan menghafal urutan angka berderet panjang, misalnya 32145687390282930498. Ini adalah bentuk latihan memperbaiki daya ingat jangka pendek. Lakukan dengan mengelompokkan atau memecah bilangan itu menjadi beberapa bagian, misalnya 3214568 kemudian 7390282 dan terakhir 930498.
10. Ingat perjalanan pribadi. Apa yang sedang Anda kerjakan satu jam lalu, minggu lalu pada hari Rabu pukul 10.00, misalnya. Dengan siapa, di mana, dan seterusnya.
11. Ingat dan teliti ulang pengeluaran harian. Apa yang Anda beli kemarin? Berapa uang yang ada dalam dompet Anda sekarang? Kapan Anda terakhir mengambil uang tunai, dan seterusnya.

sumber :http://wegaclubban.wordpress.com